Dua Bangunan Bengkel Ban dan Toko Kusen di Pondok Kopi Ludes Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Edithnews.com (JAKARTA) – Dua bangunan yang digunakan sebagai bengkel ban mobil dan toko kusen di Jalan Arabika, Pondok Kopi, Duren Sawit, Jakarta Timur, ludes terbakar pada Rabu (24/6/2026) pagi.

Besarnya kobaran api dipicu banyaknya material yang mudah terbakar di dalam bangunan. Akibatnya, api dengan cepat membesar dan melahap seluruh bangunan beserta isinya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran bermula dari bangunan bengkel ban mobil. Dalam waktu singkat, api merambat ke bangunan di sebelahnya yang digunakan sebagai toko kusen.

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Namun, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik yang terjadi pada bagian atap bengkel.

Salah seorang warga, Juju Juhanda, mengatakan api awalnya belum terlalu besar saat pertama kali diketahui warga. Namun, kobaran api terus membesar sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.

“Ada yang teriak kebakaran. Waktu kami keluar, api belum besar. Yang punya bengkel juga sudah keluar. Karena mobil pemadam belum datang, api keburu membesar,” kata Juju di lokasi.

Menurut dia, terdapat dua bangunan yang terbakar, yakni bengkel tambal ban dan toko kusen.

“Ada dua bangunan, bengkel tambal ban dan toko kusen. Kemungkinan api berasal dari listrik, awalnya dari samping bengkel tambal ban,” ujar Juju.

Petugas pemadam kebakaran kemudian mengerahkan 12 unit mobil pemadam ke lokasi untuk melakukan proses pemadaman. Setelah berjibaku selama beberapa waktu, api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian material diperkirakan cukup besar karena seluruh bangunan beserta isinya hangus terbakar.

Sementara itu, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kebakaran.

M.NUR

Sharing Social:
EdithNews
EdithNews
Articles: 2623

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *