‎1 Tahun Tring!, PT Pegadaian Luncurkan ATM Emas

Edithnews.com (JAKARTA) – Memperingati satu tahun aplikasi Tring! by Pegadaian melalui perayaan 1st Tring!versary, PT Pegadaian (Persero) menghadirkan inovasi baru dalam industri bullion nasional melalui peluncuran jaringan ATM Emas Pegadaian di sejumlah lokasi strategis di Indonesia.

Khusus di wilayah kerja Kantor Wilayah VIII Jakarta 1, layanan ATM Emas hadir di tiga lokasi, yakni CP Pasar Senen, CP Depok, dan CP Bekasi Utama. Kehadiran fasilitas ini menjadi langkah baru Pegadaian dalam memberikan pengalaman transaksi emas yang lebih praktis, cepat, dan modern bagi masyarakat.

Di tengah pesatnya perkembangan layanan keuangan digital dan meningkatnya minat masyarakat terhadap investasi emas, ATM Emas Pegadaian menawarkan kemudahan dalam mengubah saldo emas digital menjadi emas fisik tanpa harus melalui prosedur konvensional yang membutuhkan waktu tunggu.

Melalui integrasi dengan aplikasi Tring! by Pegadaian, nasabah dapat melakukan transaksi secara instan. Prosesnya dimulai dengan memilih menu transaksi pada aplikasi Tring!, memindai kode QR yang tersedia pada layar mesin ATM Emas, mengonfirmasi pembayaran, kemudian memasukkan kode unik transaksi. Setelah proses selesai, nasabah dapat langsung mengambil emas batangan fisik di mesin.

Emas yang tersedia merupakan emas batangan berkadar kemurnian tinggi terbitan Galeri 24, dengan pilihan denominasi mulai dari 1 gram hingga 100 gram.

Dorong Ekosistem Bullion yang Modern dan Inklusif

Direktur Utama PT Pegadaian (Persero), Damar Latri Setiawan menyampaikan bahwa kehadiran ATM Emas merupakan salah satu upaya perusahaan untuk memperluas akses layanan keuangan sekaligus memberikan kemudahan berinvestasi emas bagi masyarakat Indonesia.

“Hadirnya ATM Emas Pegadaian yang bertepatan dengan satu tahun perjalanan aplikasi Tring! merupakan langkah konkret kami dalam menghadirkan ekosistem bullion yang semakin inklusif, modern, dan tepercaya di Indonesia. Terobosan ini menegaskan posisi Pegadaian sebagai pionir Bullion Bank yang senantiasa berinovasi dengan menghadirkan kepraktisan, keamanan, dan transparansi demi mendukung visi besar untuk MengEMASkan Indonesia,” jelas Damar.

Pegadaian juga menegaskan komitmennya dalam menjalankan kegiatan investasi emas yang sesuai dengan prinsip syariah. Layanan tersebut mengacu pada Fatwa DSN-MUI Nomor 166 tentang Kegiatan Usaha Bulion Berdasarkan Prinsip Syariah.

Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah konsep emas musya’, yakni pengakuan kepemilikan emas secara kolektif. Dalam investasi emas digital, konsep ini mendukung tata kelola kepemilikan yang transparan dan membantu menghindari unsur gharar atau ketidakpastian.

Pegadaian menerapkan prinsip perbandingan 1:1 dalam layanan transaksi emas. Artinya, setiap transaksi Tabungan Emas maupun Cicil Emas didukung ketersediaan emas fisik di tempat penyimpanan (vault) Pegadaian sesuai jumlah gram yang ditransaksikan berdasarkan akad.

Keamanan Emas Didukung Standar Mutu Internasional

Selain kemudahan transaksi, keamanan aset menjadi salah satu prioritas utama Pegadaian. Komitmen tersebut diperkuat dengan sertifikasi Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 untuk layanan kustodi (custody services) yang diraih PT Pegadaian (Persero).

Sertifikasi tersebut mendukung penerapan standar mutu dalam berbagai tahapan layanan kustodi, mulai dari verifikasi penerimaan emas, pengujian kadar kemurnian, pengadministrasian, penyimpanan di dalam vault, hingga pengamanan fisik dan sistem.

Dengan dukungan tata kelola dan standar mutu tersebut, Pegadaian berupaya memastikan layanan investasi emas yang aman, transparan, dan tepercaya bagi masyarakat.

ATM Emas Hadir Lebih Dekat bagi Nasabah Jakarta 1

Pemimpin Wilayah Kantor Wilayah VIII Jakarta 1, Dede Kurniawan mengatakan, kehadiran ATM Emas merupakan langkah nyata untuk menghadirkan layanan investasi emas yang semakin praktis, modern, dan mudah dijangkau.

“Melalui kehadiran ATM Emas di CP Pasar Senen, CP Depok, dan CP Bekasi Utama, kami ingin memberikan pengalaman baru bagi nasabah dalam bertransaksi emas. Kini, nasabah dapat mencetak dan mengambil emas fisik secara langsung dengan proses yang lebih cepat, mudah, dan nyaman melalui integrasi aplikasi Tring! by Pegadaian. Inovasi ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat sekaligus mendorong minat investasi emas, khususnya bagi generasi muda yang semakin akrab dengan layanan digital,” ujar Dede.

Ia menambahkan, Pegadaian Kanwil VIII Jakarta 1 akan terus mendukung transformasi layanan perusahaan melalui inovasi yang berorientasi pada kebutuhan nasabah. Upaya tersebut juga menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk memperluas akses investasi emas yang aman, transparan, dan inklusif.

Empat Keunggulan ATM Emas Pegadaian

Peluncuran ATM Emas Pegadaian menghadirkan sejumlah keunggulan bagi masyarakat, antara lain:
1. Akses transaksi yang lebih fleksibel. ATM Emas memberikan alternatif transaksi emas yang praktis bagi masyarakat perkotaan, generasi milenial, dan Gen Z. Ketersediaan layanan mengikuti lokasi serta jam operasional mesin.
2. Pencetakan emas tanpa waktu tunggu konvensional. Nasabah dapat mengubah saldo emas digital menjadi emas fisik dan mengambilnya secara langsung setelah transaksi berhasil.
3. Jaminan kualitas emas. Emas batangan yang tersedia merupakan produk Galeri 24 dengan pilihan berat mulai dari 1 gram hingga 100 gram.
4. Penguatan ekosistem investasi emas. Kehadiran ATM Emas diharapkan dapat meningkatkan literasi dan partisipasi masyarakat dalam berinvestasi emas melalui layanan digital maupun fisik.

Sebagai pelopor layanan Bank Emas di Indonesia yang berada dalam ekosistem Danantara, Pegadaian terus mengembangkan inovasi finansial yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Integrasi aplikasi Tring! by Pegadaian dengan jaringan ATM Emas menjadi bagian dari transformasi layanan perusahaan untuk menghadirkan pengalaman investasi emas yang semakin mudah diakses.

Melalui inovasi ini, Pegadaian berharap dapat memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap investasi emas sekaligus mendorong terciptanya ekosistem bullion nasional yang lebih modern, transparan, akuntabel, dan inklusif.

Perpaduan kemudahan transaksi digital dan keandalan layanan fisik tersebut menjadi salah satu langkah Pegadaian dalam mendukung transformasi ekonomi nasional serta mewujudkan visi besar MengEMASkan Indonesia.

M.NUR

Sharing Social:
EdithNews
EdithNews
Articles: 3513

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *