
PEWARNA Indonesia Gelar RAPIMNAS 2026 di Cipanas, Perkuat Konsolidasi Organisasi Pewarta Nasrani
EdithNews.com (Cipanas, Bogor) — Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia (PEWARNA Indonesia) menggelar Rapat Pimpinan Nasional (RAPIMNAS) 2026 selama tiga hari, Senin hingga Rabu (26–28/1/2026), di Villa Bukit Cipendawa Blok MD No. 38, Cipanas, Jawa Barat, Selasa (27/01/2026).
RAPIMNAS ini dihadiri jajaran pengurus KSB (Ketua, Sekretaris, dan Bendahara) dari 17 provinsi di Indonesia. Kehadiran para pimpinan daerah tersebut menjadi wujud komitmen organisasi dalam memperkuat konsolidasi serta menyatukan langkah pelayanan pewartaan di tingkat nasional.
Rapat dipimpin langsung Ketua Umum PEWARNA Indonesia Yusuf Mujiono, didampingi Ketua Departemen Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) Pusat, Macpal. Jalannya rapat berlangsung dinamis, terbuka, dan dilandasi semangat kebersamaan.
Sejumlah agenda strategis menjadi fokus pembahasan dalam RAPIMNAS 2026, antara lain penyelarasan visi dan misi organisasi agar tetap relevan dengan tantangan jurnalistik serta dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara yang terus berkembang.
Selain itu, peserta rapat membahas program-program strategis jangka pendek dan jangka menengah guna memperkuat peran PEWARNA Indonesia sebagai wadah pewarta Nasrani yang profesional, berintegritas, dan berkontribusi nyata bagi masyarakat.
Penguatan organisasi juga menjadi perhatian utama, mencakup tata kelola kepengurusan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan koordinasi antara pengurus pusat dan daerah agar organisasi berjalan efektif dan solid hingga tingkat akar rumput.
Yusuf Mujiono menegaskan bahwa RAPIMNAS bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum strategis untuk menyamakan persepsi dan meneguhkan komitmen bersama.
“RAPIMNAS ini menjadi ruang evaluasi sekaligus perumusan langkah ke depan, agar PEWARNA Indonesia tetap relevan, solid, dan mampu menjawab tantangan zaman dengan tetap berpegang pada nilai-nilai iman dan profesionalisme,” ujar Yusuf.
Melalui RAPIMNAS 2026, PEWARNA Indonesia berharap dapat menghasilkan keputusan-keputusan strategis yang memperkuat peran pewarta Nasrani sebagai agen informasi yang mencerdaskan, membawa damai, serta memberi kontribusi positif bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.
(Indah)



