Sampah Menggunung di TPS Rawadas Pondok Kopi, Diangkut Empat Truk ke Bantargebang

Edithnews.com (JAKARTA TIMUR) Selasa, 31/3/2026 — Tumpukan sampah yang menggunung di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Rawadas, Kelurahan Pondok Kopi, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, akhirnya diangkut oleh petugas gabungan pada Selasa (31/3/2026).

Petugas dari Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Jakarta Timur bersama petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Pondok Kopi serta petugas kebersihan setempat melakukan pengangkutan sampah secara manual ke dalam truk.

Sebanyak empat unit truk sampah dikerahkan untuk mengangkut tumpukan sampah tersebut menuju Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat.

Penumpukan sampah terjadi dalam beberapa hari terakhir akibat terhambatnya armada pengangkut, menyusul dampak longsor di TPST Bantargebang.

Kondisi ini dikeluhkan warga karena sampah yang meluber hingga ke jalan menimbulkan bau menyengat dan mengganggu aktivitas, termasuk peziarah yang hendak menuju area pemakaman di sekitar lokasi.

“Bau menyengat, tidak nyaman. Jalan juga jadi susah dilalui dan parkir jadi terbatas,” ujar Arip Setiadi, salah satu peziarah.

Keluhan serupa disampaikan warga lainnya, Piping, yang mengaku terganggu dengan kondisi jalan yang becek dan tercampur sampah.

“Jalannya jadi becek dan bau, tidak nyaman dilalui, apalagi pagi hari,” kata dia.

Lurah Pondok Kopi, Sandy Adamsyah, menjelaskan bahwa keterlambatan pengangkutan terjadi akibat kendala di TPST Bantargebang. Namun, pihaknya telah berkoordinasi dengan Sudin LH untuk percepatan penanganan.

“Sudah dikerahkan empat unit truk dengan beberapa ritasi. Diharapkan hari ini sampah dapat terangkut seluruhnya,” ujar Sandy.

Ia juga menambahkan, ke depan pihak kelurahan akan memperketat pengawasan agar tidak terjadi kembali penumpukan sampah, termasuk mencegah pembuangan sampah dari wilayah lain ke TPS tersebut.

Selain itu, pihak kelurahan akan berkoordinasi terkait kemungkinan penutupan TPS Rawadas dan memusatkan pembuangan sampah di lokasi lain yang lebih memadai.

Dengan kapasitas masing-masing truk mencapai sekitar 20 meter kubik, pengangkutan sampah ditargetkan selesai dalam satu hari agar tidak lagi mengganggu mobilitas warga.

Pihak kelurahan bersama Sudin Lingkungan Hidup juga akan melakukan monitoring rutin untuk memastikan kondisi TPS tetap terkendali dan lingkungan sekitar tetap bersih serta nyaman.

(M.NUR)

Sharing Social:
EdithNews
EdithNews
Articles: 2256

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *