
TMMD Ke-128 Kota Bekasi Resmi Di Buka, Dandim 0507/Bekasi Perkuat Infrastruktur Demi Kesejahteraan Warga
Edithnews.com (Kodam Jaya – Kota Bekasi) – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Tahun Anggaran 2026 resmi dimulai di Kota Bekasi, Rabu (22/4/2026). Kegiatan terpadu ini menjadi langkah strategis dalam mempercepat pembangunan infrastruktur sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kodim 0507/Bekasi sebagai pelaksana kegiatan di bawah Korem 051/Wijayakarta, Kodam Jaya, menggelar pembukaan TMMD 128 di Kelurahan Jatirangga, Kecamatan Jatisampurna. Program ini akan berlangsung selama 30 hari, mulai 22 April hingga 21 Mei 2026.
Pelaksanaan TMMD mengacu pada Surat Telegram Pangdam Jaya Nomor ST/89/2026 tanggal 22 Januari 2026 serta Surat Telegram Danrem 051/Wijayakarta Nomor ST/54/2026 tanggal 22 Februari 2026.
Sebanyak 150 personel tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) TMMD, yang terdiri dari unsur TNI AD, TNI AL, TNI AU, serta Polri. Keterlibatan lintas matra ini mencerminkan sinergi kuat dalam mendukung pembangunan di daerah.
Komandan Kodim 0507/Bekasi, Kolonel Arm Krisrantau Hermawan, S.H., M.I.Pol.. dalam keterangannya menegaskan bahwa TMMD bukan sekadar program pembangunan fisik, tetapi juga sarana memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“TMMD ini merupakan wujud nyata sinergi TNI bersama pemerintah daerah dan masyarakat. Kami tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun semangat gotong royong serta kepedulian sosial di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberhasilan TMMD sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat di wilayah sasaran.
“Kami berharap masyarakat ikut terlibat secara langsung dalam setiap tahapan kegiatan. Dengan kebersamaan, seluruh sasaran program dapat diselesaikan tepat waktu dan memberikan manfaat jangka panjang,” katanya.
Dalam pelaksanaannya, TMMD ke-128 di Bekasi menitikberatkan pada pembangunan fisik yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, seperti pengecoran jalan lingkungan sepanjang 823 meter serta pembangunan saluran air sepanjang 913 meter guna mengurangi potensi genangan dan banjir.
Selain itu, program ini juga menyasar renovasi 15 unit rumah tidak layak huni (RTLH) sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup warga.
Dandim menegaskan bahwa sasaran fisik tersebut dirancang berdasarkan kebutuhan riil masyarakat di lapangan.
“Kami melakukan perencanaan berbasis kebutuhan masyarakat, sehingga hasil pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya,” ujarnya.
Selain pembangunan fisik, TMMD juga menghadirkan berbagai kegiatan nonfisik berupa penyuluhan kepada masyarakat, meliputi bela negara, kesehatan, kamtibmas, hingga sektor produktif seperti perikanan dan peternakan.
Program penurunan stunting juga menjadi perhatian utama melalui edukasi kesehatan dan kegiatan posyandu, sejalan dengan program nasional peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Tak hanya itu, program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) berupa penyediaan air bersih melalui “TNI Manunggal Air Bersih” turut dilaksanakan dalam kegiatan TMMD ini.
Wali Kota Bekasi, Dr. Tri Adhianto Tjahyono dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menyelesaikan berbagai persoalan perkotaan, seperti banjir dan pengelolaan sampah.
Pemerintah Kota Bekasi, lanjutnya, tengah mendorong pengelolaan sampah yang lebih modern, termasuk pemanfaatan menjadi energi listrik dan produk bernilai ekonomis.
Selain itu, pembangunan sekitar 2.000 sumur resapan juga direncanakan untuk mengurangi risiko banjir dan meningkatkan kualitas lingkungan.
Dalam sektor perumahan, percepatan renovasi RTLH turut didorong melalui dukungan anggaran pemerintah dan kontribusi sektor swasta melalui program CSR.
Wali Kota Bekasi optimistis seluruh rangkaian kegiatan TMMD dapat diselesaikan sesuai target dalam waktu satu bulan, sekaligus mendukung program prioritas nasional, program TNI AD, serta RPJMD daerah.
Melalui pelaksanaan TMMD ke-128 ini, diharapkan pembangunan di Kota Bekasi semakin merata, kualitas lingkungan meningkat, dan kesejahteraan masyarakat terus membaik.
Dengan demikian, TMMD tidak hanya menjadi program pembangunan, tetapi juga gerakan bersama yang memperkuat sinergi TNI dan rakyat dalam membangun negeri dari desa.
(Sumber Kodim 0507 Kota Bekasi)
ARIF



