
Abu Vulkanik Krakatau Terpantau di Jakarta Timur, Damkar Kerahkan 4.000 Liter Air untuk Penyemprotan
Editnews.com (JAKARTA) — Debu vulkanik dampak erupsi Anak Gunung Krakatau dilaporkan menyebar ke sejumlah wilayah DKI Jakarta sejak Minggu hingga Selasa (8/9/2026) siang.
Mengantisipasi dampak debu vulkanik tersebut, petugas pemadam kebakaran (Damkar) Jakarta Timur bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan penyemprotan air di sejumlah ruas jalan utama.

Penyemprotan dilakukan dengan menyisir Jalan Raden Inten, Jalan Kolonel Sugiono, hingga Jalan Basuki Rahmat (Basura), kawasan Jatinegara, Jakarta Timur.
Selain membasahi badan jalan, petugas juga menyemprotkan air ke pepohonan yang berada di sepanjang ruas jalan.
Langkah tersebut dilakukan untuk membersihkan sisa-sisa debu vulkanik sekaligus mengurangi dampaknya terhadap masyarakat, khususnya pengguna jalan.
Danru Damkar Sektor Duren Sawit, Hendra Butti, mengatakan kegiatan tersebut dilakukan berdasarkan arahan pimpinan sebagai langkah antisipasi dampak abu vulkanik dari erupsi Anak Gunung Krakatau.
“Hari ini kita mendapatkan arahan dari pimpinan terkait Gunung Krakatau. Kita akan melakukan penyemprotan di rute dari Raden Inten sampai Basura,” kata Hendra
Dalam kegiatan tersebut, petugas Damkar Duren Sawit juga dibantu personel Satpol PP.
“Kami tidak sendiri, kami ditemani oleh rekan kami dari Satpol PP. Kami bekerja sama nanti di sepanjang jalan sampai selesai penyemprotan,” ujarnya.
Hendra menjelaskan, sejumlah peralatan dikerahkan dalam kegiatan tersebut. Petugas menggunakan satu unit mobil medium pressure dengan enam personel, satu unit motor satgas dengan dua personel, serta satu unit portable untuk mendukung proses penyemprotan.
Adapun kapasitas air yang digunakan dalam kegiatan penyemprotan tersebut mencapai sekitar 4.000 liter.
“Kita berdoa agar dampak dari abu ini bisa berkurang untuk pencemaran kepada masyarakat pengguna jalan,” kata Hendra.
Menurut dia, penyemprotan dilakukan untuk mengurangi sekaligus membersihkan sisa-sisa debu vulkanik yang berada di jalan maupun pepohonan.
Hendra juga mengimbau masyarakat yang beraktivitas di luar rumah untuk menggunakan alat pelindung diri, terutama masker dan kacamata.
“Kami mengimbau agar masyarakat yang keluar rumah menggunakan masker dan kacamata,” ujarnya.
Ia berharap upaya penyemprotan tersebut dapat membantu mengurangi dampak debu vulkanik serta memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang beraktivitas di wilayah Jakarta Timur.
(M.NUR/P-TENK)



